Kota Kinabalu Malaysia

Kota Kinabalu

Kota Kinabalu (atau lebih dikenal sebagai “KK”), sebelumnya dikenal sebagai Jesselton, adalah ibukota Sabah yang terletak di Malaysia Timur. Kota ini juga merupakan pusat pemerintahan untuk Pantai Barat negeri Sabah. Kota ini terletak di pantai barat laut Kalimantan menghadap Laut Cina Selatan. Gunung Kinabalu, yang menjadi nama dari kota ini, berada di wilayah KK, sementara Taman Tunku Abdul Rahman, tempat perlindungan kehidupan liar, terletak juga di sini. Sampai tahun 2010,

Kota ini juga merupakan tujuan wisata utama dan pintu masuk yang populer bagi wisatawan yang mengunjungi Sabah dan juga Kalimantan.[4] Taman Nasional Kinabalu terletak sekitar 90 kilometer (56 mil) dari kota ini dan ada banyak tempat menarik bagi wisatawan di sekitar daerah ini. Kota Kinabalu juga merupakan salah satu pusat industri dan pusat perbelanjaan di wilayah Malaysia Timur. Kedua faktor ini membuat Kota Kinabalu menjadi salah satu kota yang paling cepat berkembang di Malaysia.

Pemandangan matahari terbenam di Sutera Harbour, Kota Kinabalu.

2
Pantai_tanjung_aru   3 4 5 6 7 8 9 10 Mount_Kinabalu_on_Cloudy_Morning Petagas_Sabah_PetagasWarMemorial-04 PETRONAS_Verwaltungsgebäude_in_Kota_Kinabalu,_Malaysia Pulau_Gaya_immigrant_dwellings Sabah_Museum Sacred_Heart_RC_Church Sunset_@Kota_Kinabalu Sutera_harbour_sunset View_Of_Likas_Stadium_(Northern_Side)  Inanam_Sabah_TerminalBasBandaraya-03 KotaKinabalu_CityHall
CheSuiKhor-Pagoda_Kota-Kinabalu-01
===========

 

Bendera Kota KinabaluLambang resmi Kota Kinabalu

 

Lokasi Kota Kinabalu di Sabah

Kota Kinabalu terletak di pantai barat Sabah. Kota ini terletak di dataran yang sempit di antara Banjaran Crocker ke timur dan Laut Cina Selatan ke barat. Ada enam pulau di luar pantai kota. Yang terbesar adalah Pulau Gaya yang merupakan bekas lokasi penempatan Inggris yang pertama. Sekitar 8.000 orang tinggal di sana. Pulau-pulau kecil yang tidak berpenghuni, diantaranya Pulau Manukan, Pulau Mamutik, Pulau Sapi, Pulau Suluk dan Pulau Sepanggar, terletak di utara berseberangan dengan Taman Nasional Teluk Sepanggar.

Pemandangan matahari terbenam di Kota Kinabalu.

Tanah rata terkonsentrasi di pusat kota, dan ada batasan yang ketat untuk ketinggian bangunan: bandara terletak 7 km (4 mil) dari kota dan daerah kota berada langsung dalam jalur penerbangan. Kebanyakan kawasan Distrik Pusat Bisnis (Central Business District, (CBD)) hari ini dibangun di atas tanah yang reklamasi dari laut.[2] Kehidupan tumbuhan asli kebanyakan sudah hilang, tetapi beberapa bukit di dalam kota (terlalu curam untuk dibangun gedung) masih ditutupi dengan hutan hujan tropis. Salah satunya adalah Signal Hill, yang berbatasan dengan CBD arah ke pantai. Di kawasan Teluk Likas, sisa hutan bakau yang luas sudah hampir hilang.[43] Pada tahun 1996, negara telah menetapkan 24 acre (97,000 m²) hutan sebagai kawasan yang dilindungi. Hutan ini kini dikenal sebagai Kota Kinabalu Wetlands. Tempat perlindungan itu diberikan perlindungan tambahan sebagai Situs Warisan Budaya Negeri pada tahun 1998.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s